Skip to main content

MP ASI Imelda


















MP ASI Imelda 6 Nov 2012

Horayyy!

Proudly, akhirnya Imelda pakai kaos ini,"Always ASI Eksklusif" (yang pengen kaos kyk gini juga, monggo disini).

6 bulan udah berlalu, cepat dan nggak terasa. Imelda lulus asi-x! Ieva dulu nggak sukses asinya, harus dicampur sufor, dan kini saya bisa memahami asi dari dua pandangan, yang gak bisa asi dan yang bisa kasih asi. Nggak kasih asi full ke ieva makes me feel guilty all the time, terlebih tiap baca forum parenting, dimana orang-orang yang "asi freak" berkumpul disana juga.(Istilahku untuk ibu-ibu yang pro asi tapi dengan menjudge ibu lain yang gak ada asinya, dengan bahasa yang kasar dan tidak elegan tentunya).


Buat para asi freak, sebaiknya kalau bicara di forum tidak menjudge satu sama lain, karena:
1. Semua ibu punya perasaan dan pasti (sudah dan akan) berusaha yang terbaik untuk anaknya, bisa maupun tidak bisa asi.

2. Saya juga dibesarkan dengan susu formula dan mpasi instan, tapi orangtua saya memberi fasilitas pendidikan yang baik setelah saya besar. Banyak yang bisa asi full tapi anaknya disuruh ngamen di pinggir jalan untuk cari uang.

3. The last and most important, itu bukan anak kalian gitulohhh... Ajakan boleh, tapi tidak menyudutkan. Hindari kalimat  "Ihh kok gak asi sih", "iih males ya ntar keliatan tua", "iiih bayinya nanti pasti gini gini"(dan mulai nyebutin berbagai macam penyakit).

Selamanya keputusan ada di masing-masing orangtua si anak, saya pribadi mendukung gerakan asi dan mpasi homemade, di tengah maraknya makanan sekitar yang kurang sehat.

Popular posts from this blog

ITB, Dulu dan Sekarang

Nggak terasa 7 tahun berlalu sejak aku lulus dari bangku kuliah. Tapi bicara tentang ITB "masa dulu", tentu lebih banyak alumni dan pakar yang sukses dan lebih pantas untuk nulis ulasan di blognya, misalnya... Aburizal Bakrie, mungkin? hahaha... *bad idea, tampaknya beliau terlalu sibuk buat nulis blog ITB dari udara tahun 1920-an Mungkin angkatanku, 2001, adalah angkatan peralihan, dimana ITB mulai tahun 2002 mulai memberlakukan penerimaan "jalur khusus" yang dikenal luas sebagai jalur orang pintar (dan berduit). Sejak saat itu lapangan-lapangan di ITB yang rimbun mulai dipugar menjadi parkir mobil. Hanya memakan waktu sekitar tiga angkatan, saat aku lulus di 2005, kedua lapangan besar di depan Aula Barat dan Aula Timur sudah disesaki mobil mahasiswa. Lapangan basket yang terkenal sejak jaman dahulu dengan kerimbunannya mulai dibongkar, yang kini menjadi area Student Centre dengan arsitektur barunya yang minimalis dan gersang. Satu-persatu bangunan kenanga...

Mengurus Perpanjangan Paspor Anak Tangerang Selatan

Mengurus perpanjangan paspor anak (paspor biasa, bukan e-paspor) nggak terlalu rumit prosedurnya, untuk area BSD aku ambil di : UNIT LAYANAN PASPOR KANTOR IMIGRASI KELAS 1 TANGERANG Ruko Golden Boulevard Blok E No 5-6, Lengkok Karya, Serpong Utara, Tangerang Selatan 15310 Syarat: Unduh/download aplikasi Layanan Paspor Online Ikuti petunjuk di aplikasi itu (daftarkan email kita, isi data sesuai perintah) Untuk imigrasi BSD ini pendaftaran antrian semua harus dari aplikasi ini, dan bukalah aplikasi ini harus hari Jumat mulai pukul sampai Minggu , itu untuk dapat nomor antrian selama 1 minggu ke depan. Di aplikasi, klik menu Antrian, pilih di peta, kantor Imigrasi tangerang Selatan, pilih hari apa dan jam berapa kita mau ke kantor itu untuk bawa berkas asli dan fotokopi. Jika sudah lengkap semua data, akan langsung dapat nomor antrian dan barcode antrian di hape kita, beserta hari rencana kedatangan.  Sambil menuju hari H, kita lengkapi dulu berkas hadcopynya: Foto...

Lara Djonggrang Restaurant

OMG! Ini salah satu resto impian yang pengen didatengin! :) Sering banget baca reviewnya disini: Lara Djonggrang Tugu Group The Best Nightlife in Jakarta Sepuluh Restaurant Terbaik Jakarta Mereka satu grup dalam Tugu Group, yang banyak berjasa melestarikan budaya di Indonesia. Resto peranakan sejenis di Jakarta seperti Dapur Babah di sebelah toko es krim Ragusa, dan Samarr a di Kebon Sirih. Kebetulan sejak kecil aku sudah dikenalkan sama orangtua terhadap sejarah dan budaya berbagai tempat, otomatis dari kecil pelajaran favorit aku ya sejarah, walaupun setelah jadi anak IPA jadi nggak terpakai lagi...:) Aku tertarik pertama kali sama resto ini karena baa review di internet seperti ini: "Menu-menu yang ada di Lara Djonggrang terinspirasi dari sejarah ekspansi Kerajaan Majapahit dibawah pemerintahan Raja Hayam Wuruk ke daerah-daerah di Nusantara. “Ada dua macam menu yang disajikan Lara Djonggrang ini yaitu menu yang disantap Raja Hayam Wuruk waktu ekspansi ke daerah-...