Skip to main content

Our Daily Activities

Rempongnya punya dua anak balita....tapi mama-mama diluar sana pasti bisa kalau udah biasa! Ayo semangat yaa Moms menjalani hari-hari kalian yang pasti nggak jauh beda dari ini:

05.00 bangun, nyiapin bekal anak dan si papa
06.00 mandiin, ngasi susu buat anak-anak (dan kita si mama pasti belum sempet sarapan)
06.30 nyalain mobil, sambil nyisirin anak pertama, anak kedua treak-treak rewel karena dibangunin terpaksa, wkwkwk...*kita masih belum sempet sarapan juga
06.45-7.45 nganterin papa ke stasiun (yang bolak-balik memakan waktu 40 menit ya booo'), lanjut anter ieva sekolah
08.00-11.00 ngebut ngerjain bisnis online sambil bolak-balik ngurusin si anak kedua yang rewel amit-amit. Life goes On, moms! Money is not everything but everything needs money!*FYI, untuk pendaftaran sekolah Juli 2015 buat ieva (SD) dan imel  (Playgroup) kita udah harus bayar bulan ini (oktober 2014) 30 juta rupiah, so of course we need money, nggak munafik.
Kadang di jam ini juga harus ke pasar buat belanja bahan makanan dsb.
11.00-12.00 istirahat, baru sempet sarapan (ato makan siang???) dan mandi
12.00-12.30 njemput ke sekolah
12.30-14.00 waktu bebas, seringnya di luar ama anak2 entah cari hiburan di Giant, cuci mata, dll.
14.00-16.00 masak buat makan malem, anak2 tidur  siang*finally!!!!
16.00-16.30 mandiin dua balita rewel
17.00-18.00 istirahat nonton tv
18.30 njemput papa pulang kantor di stasiun, of course boyong dua balita di jok belakang yang sibuk berantemmmm terus sambil nyokapnya nyetir. Heran deh, balita tu energinya super bgt yah, kita yg orang dewasa aja sering kalah.
19.00-21.00 family time
22.0-24.00 lanjutin urusan bisnis, bercengkerama ama pembeli2 via bbm,whatsapp dll.
24.00 ngorokkk buat bangun lagi di siklus yang berulang lagi

Yeah, I'm a happy mom, semua aktivitas diatas yang kayaknya capek (emang capekk bingitss), musti ditopang ama suami dan orang sekitar (but my husband's support is the most important!), semua yang kita jalani pasti dan harus bisa, supaya bisa berguna buat anak-anakku kelak, semoga kami bisa memberikan yang terbaik utk anak-anak sampai mereka bisa mandiri nantinya :)

my family, SEE HOW MUCH I LOVE YOU

Okt 2014





Popular posts from this blog

ITB, Dulu dan Sekarang

Nggak terasa 7 tahun berlalu sejak aku lulus dari bangku kuliah. Tapi bicara tentang ITB "masa dulu", tentu lebih banyak alumni dan pakar yang sukses dan lebih pantas untuk nulis ulasan di blognya, misalnya... Aburizal Bakrie, mungkin? hahaha... *bad idea, tampaknya beliau terlalu sibuk buat nulis blog ITB dari udara tahun 1920-an Mungkin angkatanku, 2001, adalah angkatan peralihan, dimana ITB mulai tahun 2002 mulai memberlakukan penerimaan "jalur khusus" yang dikenal luas sebagai jalur orang pintar (dan berduit). Sejak saat itu lapangan-lapangan di ITB yang rimbun mulai dipugar menjadi parkir mobil. Hanya memakan waktu sekitar tiga angkatan, saat aku lulus di 2005, kedua lapangan besar di depan Aula Barat dan Aula Timur sudah disesaki mobil mahasiswa. Lapangan basket yang terkenal sejak jaman dahulu dengan kerimbunannya mulai dibongkar, yang kini menjadi area Student Centre dengan arsitektur barunya yang minimalis dan gersang. Satu-persatu bangunan kenanga...

Mengurus Perpanjangan Paspor Anak Tangerang Selatan

Mengurus perpanjangan paspor anak (paspor biasa, bukan e-paspor) nggak terlalu rumit prosedurnya, untuk area BSD aku ambil di : UNIT LAYANAN PASPOR KANTOR IMIGRASI KELAS 1 TANGERANG Ruko Golden Boulevard Blok E No 5-6, Lengkok Karya, Serpong Utara, Tangerang Selatan 15310 Syarat: Unduh/download aplikasi Layanan Paspor Online Ikuti petunjuk di aplikasi itu (daftarkan email kita, isi data sesuai perintah) Untuk imigrasi BSD ini pendaftaran antrian semua harus dari aplikasi ini, dan bukalah aplikasi ini harus hari Jumat mulai pukul sampai Minggu , itu untuk dapat nomor antrian selama 1 minggu ke depan. Di aplikasi, klik menu Antrian, pilih di peta, kantor Imigrasi tangerang Selatan, pilih hari apa dan jam berapa kita mau ke kantor itu untuk bawa berkas asli dan fotokopi. Jika sudah lengkap semua data, akan langsung dapat nomor antrian dan barcode antrian di hape kita, beserta hari rencana kedatangan.  Sambil menuju hari H, kita lengkapi dulu berkas hadcopynya: Foto...

Lara Djonggrang Restaurant

OMG! Ini salah satu resto impian yang pengen didatengin! :) Sering banget baca reviewnya disini: Lara Djonggrang Tugu Group The Best Nightlife in Jakarta Sepuluh Restaurant Terbaik Jakarta Mereka satu grup dalam Tugu Group, yang banyak berjasa melestarikan budaya di Indonesia. Resto peranakan sejenis di Jakarta seperti Dapur Babah di sebelah toko es krim Ragusa, dan Samarr a di Kebon Sirih. Kebetulan sejak kecil aku sudah dikenalkan sama orangtua terhadap sejarah dan budaya berbagai tempat, otomatis dari kecil pelajaran favorit aku ya sejarah, walaupun setelah jadi anak IPA jadi nggak terpakai lagi...:) Aku tertarik pertama kali sama resto ini karena baa review di internet seperti ini: "Menu-menu yang ada di Lara Djonggrang terinspirasi dari sejarah ekspansi Kerajaan Majapahit dibawah pemerintahan Raja Hayam Wuruk ke daerah-daerah di Nusantara. “Ada dua macam menu yang disajikan Lara Djonggrang ini yaitu menu yang disantap Raja Hayam Wuruk waktu ekspansi ke daerah-...