Skip to main content

Hummingbird Cafe

Waktu makan malem, dapat tempatnya di smoking area, yang di bagian luar kayak sarang burung itu. Habis di dalem udah fulll banget, laris juga kafenya. Aku pesan chicken steak, sementara suamiku pesen Asian Mains: Traditional Rendang Hitam. Selain itu pesan Hearty Chicken Corn Soup buat ieva, cheese fries, dan sosis homemade . Minumnya es teh manis sama apple juice. Kalo ke kafe gini aku jarang pesan menu yang agak nyeleneh, soalnya biar bisa bareng makannya ama ieva, ieva kan doyannya cuma ayam, itupun yang dimasak standar kayak steak atau digoreng.

Jujurnya pas pesan menu-menu ini, agak buru-buru. Itu kafe gelapnya bukan main, jadi menunya susah kebaca. Apalagi menu list nya pakai kayak papan tulis kecil-kecil 4 biji, sumpah ngebingungin banget! Menurutku sih mending pakai buku menu standar aja, haha ini terlalu nyeni malah nggak fungsional.




papan tulis menu yang ribet

Waktu datang makanannya, langsung naksir es teh manisnya, hehehe, super gede porsinya, dengan harga Rp 10.000,-.


es teh manisnya recommended!:)

hearty chicken corn soup

steak ayam+mashed potato


homemade sausage

rendang hitam

Steak ayamnya standar, mashed potatonya agak terlalu lembut kalo buat aku. Rendang hitamnya biasa (ada seladanya, jadi agak gak nyambung ama rendang), sosis homemadenya menurutku enak dan porsinya gede banget. Corn soupnya biasa juga. Cheese friesnya saus kejunya enak, malah aku suka ama kentangnya ini. Overallnya memuaskan kok makanannya, porsinya juga gede-gede, cocok ama harganya.

Besoknya breakfast gratis dari hotel.

Suasana kafenya nyaman banget, terutama kalau pagi... :)




Kayaknya manajemen hotel dan cafenya terpisah, jadi waktu mau breakfast, si petugas hotel sibuk kesana-sini nyariin kupon breakfast buat kita, sambil petugas kafenya juga 2x nanyain kita dari kamar yang mana. Rada kurang terkoordinasi sih :p Tapi yaudahlah, yang penting makannnn... Menu breakfast dibedain sama kalau menu pesanan untuk siang dan malam. Jadi tamu hotel bisa pilih menu breakfast yang mana aja, seorang 1 menu makanan dan minuman, gratis. Unik aja, berasa beda, biasanya breakfast hotel kan standar cuma prasmanan, kalo ini jadi asyik, bisa pilih makanan kafe.


Disini ada 1 petugas kafenya yang nyebelin. Aku pengen duduk di tempat yang kayaknya enak banget, cuma ternyata ada papan keciiil banget yang gak kelihatan, tulisannya RESERVED. Si petugas (mbak-mbak) juga bilang setelah kita duduk, "Itu udah reserved". Suamiku iseng nanya doang, "reservednya untuk jam brapa ya mbak? Si mbak bilang, "jam 10an pak". (saat itu jam baru menunjukkan pukul 08.00) . Suamiku bilang, :"Kita cuma sebentar aja, kebetulan tamu dari hotel juga, kalau boleh disitu sebentar, kalo nggak bisa ya gak apa." Si mbak melangkah ke meja itu, ngambil papan reservasi, dia pergi lagi tanpa bilang apa-apa. Ternyata ngambil daftar menu. Dan daftar menu itu dilempar dongggg ke meja aku! Gak sopan bangettttt!!!!!! Grrrrr.... Langsung ama suamiku dimarahin abis-abisan. Kalo emang gak boleh ya bilang aja dari awal, jangan ngambekan kayak anak kecil gitu.

cake apa ya namanya... lupa

Abis itu aku pesen menu. Karena masih kenyang, aku milih makan cake yang ada pisangnya (lupa nama menunya). Enak rasanya, gede juga porsinya, kenyang banget. Oya di menu breakfast hari kedua, Omeletnya sangat enakk, patut dicoba!

Yah gitulah cerita makanannya Hummingbird. Nice place, nice food, but their employees need to be improved.

Popular posts from this blog

Baby Einstein Video

Sejak usia 4 bulan, aku sering puterin video Baby Einstein buat anakku. kenapa aku pilih video ini? 1. Baby Einstein isi materinya menarik, ada jalan cerita pakai fabel binatang. Tokoh binatangnya juga variasinya nggak banyak,jadi gampang diingat sama anakku:) ada pelajaran tentang warna,bentuk,angka,dan yang paling penting, musik!:) 2. Errr...tidak menganjurkan yang bajakan sih krn gampang rusak, tapiii...kalau budget terbatas ya gapapalah beli bajakannya, hahaha prinsip ekonomi banget *malu* 3. Materinya macem2 dan mendidik banget, mulai dari angka, bentuk, warna,melukis, main, menyanyi ada semua,aku kurang tahu 1 set lengkap sebenernya ada berapa dvd, kayaknya sekitar 20 judul deh... 4. Pas muterin video,kitanya bisa istirahat bentar,hueeh kadang namanya mama kan bisa capek juga... Sebaiknya dalam sehari juga nggak sering-sering, sejam cukup:) Actually, aku ngga pernah kasih anakku nonton tv lokal dari dia bayi... menurutku tayangannya nggak ada yang "sehat". Lebih baik ki...

Review tempat main anak BSD

Aduuh udah lamaaa bertahun-tahun nggak buka blogspot lagi, gara-gara INSTAGRAM EFFECT.... bikin males nulis dan nggak produktif. Padahal kalau secara penyimpanan memori, lebih asyik blogspot yang nanti bisa diwariskan ke anak-anak lho... Ceritanya kali ini mau cerita aja tentang area main anak sekitaran BSD walaupun baru 3 tahun tinggal resmi disini. Hari biasa aktivitas aku sama anak-anak udah mayan padat, apalagi sejak ieva masuk SD dan imelda masuk TK, otomatis muternya yaaa sekitaran BSD doang, hehehe.... Eniwey, BSD sekarang macet banget yah. Sejak ada Hall ICE dan AEON, tiap weekend daerah putaran maut ITC-BSD Junction itu pasti muacet pol. Dasarnya gw emak males ngesot jalan-jalan, ini cerita beberapa tempat main anak: 1. Little Jungle, Flavor Bliss, Alam Sutera Harga Tiket 2016: WEEKDAYS  Reguler 40.000,-/anak. VIP 60.000/anak, pendamping 10.000/orang. VIP itu bisa main yangoutbond segala. WEEKEND Reguler 60.000,-/anak. VIP 90.000/anak, pendamping 15.000/orang. ...

ITB, Dulu dan Sekarang

Nggak terasa 7 tahun berlalu sejak aku lulus dari bangku kuliah. Tapi bicara tentang ITB "masa dulu", tentu lebih banyak alumni dan pakar yang sukses dan lebih pantas untuk nulis ulasan di blognya, misalnya... Aburizal Bakrie, mungkin? hahaha... *bad idea, tampaknya beliau terlalu sibuk buat nulis blog ITB dari udara tahun 1920-an Mungkin angkatanku, 2001, adalah angkatan peralihan, dimana ITB mulai tahun 2002 mulai memberlakukan penerimaan "jalur khusus" yang dikenal luas sebagai jalur orang pintar (dan berduit). Sejak saat itu lapangan-lapangan di ITB yang rimbun mulai dipugar menjadi parkir mobil. Hanya memakan waktu sekitar tiga angkatan, saat aku lulus di 2005, kedua lapangan besar di depan Aula Barat dan Aula Timur sudah disesaki mobil mahasiswa. Lapangan basket yang terkenal sejak jaman dahulu dengan kerimbunannya mulai dibongkar, yang kini menjadi area Student Centre dengan arsitektur barunya yang minimalis dan gersang. Satu-persatu bangunan kenanga...