Skip to main content

Chicken Pie ala Apple Pie Bogor



Walaupun aku belum pernah mampir ke Apple Pie Bogor, tapi dari liputan di TV sama foto-fotonya, kebayang dehh enaknya :9
Berikut resep yang dibrowsing dari google, rasanya nggak jauh beda kok, hihihi

Kulit:

300gr terigu segitiga biru
3 sdm gula bubuk
1/2 sdt garam
175gr mentega
1 butir telur,kocok
5 sdm air es
1 kuning telur
2 sdm susu utk olesan atas pie.

Campur tepung terigu+gula+garam,aduk rata. Masukkan mentega,aduk dgn pisau pastri hingga butiran tepung tertutup mentega.(Kalo males,bisa pakai mixer 5 menit) Masukkan 1 butir telur kocok dan air es, aduk sampai jd adonan.,giling adonan setebal 1cm,taruh di loyang pie,alasi dgn aluminium foil.
-------------------
Isi:
1 bwg bombay.
Daging ayam cincang kasar,potong dadu.
3 siung bwg putih,cincang kasar.
2 sdt merica bubuk
2 sdt garam
2 sdt gula pasir
Pala secukupnya
3 wortel,potong kotak2.
Kacang polong (jika suka)
3 sosis sapi potong2
2 batang Seledri,iris
200 cc susu ultra putih (aku pake susu kental manis+air 200cc,jd gausah tambah gula lg nanti)
3 sdm mentega utk menumis.
------------------
Cara membuat:
Panaskan mentega, tumis bwg bombay,bwg putih sampe harum.
Masukkan ayam dan sosis,masukkan wortel,masak.
Tambah gula,garam,merica,pala,susu cair,tepung terigu.
Masak sampai kental(kalau kering bisa ditambah air sedikit) dan wortel empuk, tambah seledri,angkat.

Masukkan adonan isi ke pie, tutup dgn kulit pie (sehingga isi ada di dalam),lumuri kuning telur,taburi dgn keju parut. panggang 180 derajat (aku pakai oven listrik), 30 menit.
Dimakan dengan saos tomat/sambal juga enak!

Popular posts from this blog

Mengurus Perpanjangan Paspor Anak Tangerang Selatan

Mengurus perpanjangan paspor anak (paspor biasa, bukan e-paspor) nggak terlalu rumit prosedurnya, untuk area BSD aku ambil di : UNIT LAYANAN PASPOR KANTOR IMIGRASI KELAS 1 TANGERANG Ruko Golden Boulevard Blok E No 5-6, Lengkok Karya, Serpong Utara, Tangerang Selatan 15310 Syarat: Unduh/download aplikasi Layanan Paspor Online Ikuti petunjuk di aplikasi itu (daftarkan email kita, isi data sesuai perintah) Untuk imigrasi BSD ini pendaftaran antrian semua harus dari aplikasi ini, dan bukalah aplikasi ini harus hari Jumat mulai pukul sampai Minggu , itu untuk dapat nomor antrian selama 1 minggu ke depan. Di aplikasi, klik menu Antrian, pilih di peta, kantor Imigrasi tangerang Selatan, pilih hari apa dan jam berapa kita mau ke kantor itu untuk bawa berkas asli dan fotokopi. Jika sudah lengkap semua data, akan langsung dapat nomor antrian dan barcode antrian di hape kita, beserta hari rencana kedatangan.  Sambil menuju hari H, kita lengkapi dulu berkas hadcopynya: Foto...

ITB, Dulu dan Sekarang

Nggak terasa 7 tahun berlalu sejak aku lulus dari bangku kuliah. Tapi bicara tentang ITB "masa dulu", tentu lebih banyak alumni dan pakar yang sukses dan lebih pantas untuk nulis ulasan di blognya, misalnya... Aburizal Bakrie, mungkin? hahaha... *bad idea, tampaknya beliau terlalu sibuk buat nulis blog ITB dari udara tahun 1920-an Mungkin angkatanku, 2001, adalah angkatan peralihan, dimana ITB mulai tahun 2002 mulai memberlakukan penerimaan "jalur khusus" yang dikenal luas sebagai jalur orang pintar (dan berduit). Sejak saat itu lapangan-lapangan di ITB yang rimbun mulai dipugar menjadi parkir mobil. Hanya memakan waktu sekitar tiga angkatan, saat aku lulus di 2005, kedua lapangan besar di depan Aula Barat dan Aula Timur sudah disesaki mobil mahasiswa. Lapangan basket yang terkenal sejak jaman dahulu dengan kerimbunannya mulai dibongkar, yang kini menjadi area Student Centre dengan arsitektur barunya yang minimalis dan gersang. Satu-persatu bangunan kenanga...

My rest area

Bandung, 2003 Rupanya di suatu masa dalam hidup kita, ada saat-saat aku terlalu sibuk dan jarang sempat mikirin orang lain. Boro-boro, mikirin diri sendiri aja jarang sempat, lebih banyak mikirin membesarkan anak-anak, kerjaan, target di masa depan, dan aktivitas harian yang berputar sejak membuka mata pukul 5 subuh sampai tidur malam pukul 23.00. So many things to do, so little time. Namun di tengah-tengah itu, ada masa aku berhenti sebentar, terutama tahun 2017 ini, dimana anak-anakku mulai bisa mandiri, bukan lagi baby yang harus digendong kayak kangguru tiap harinya. Jalan tol pun punya rest area di sisinya. Nggak terasa aku sudah berjalan jauh, 10 tahun lamanya. Tapi jalan nggak sendiri, bersama orang yang paling aku percaya di muka bumi ini.   Tahun ini tahun dimana aku berhenti di rest area itu, memandang jauh jalan di belakang.  Tahun-tahun dengan target-target, angka-angka, penilaian-penilaian, dan PENCAPAIAN. Semuanya nggak ada artinya, kalau aku tidak...