Skip to main content

Dinner at Tin Pan Alley


Kali ini pengen makan malem di Tin Pan, sekalian ngerayain anniversary pernikahanku yang ke 4 tahun:)

Kalau weekend resto ini agak penuh, makanya aku datang hari biasa, itu pun reserve by phone dulu, biar lebih enak dan pasti dapat tempat.
Lokasinya di UOB Plaza Thamrin, satu lantai di bawah Tony Roma's. Suasananya New York 1920 an, tapi nggak terlalu kuat sih nuansa dekor ruangnya. Aku pesan ayam isinya bayam dan jamur (Stuffed Chicken Breast with Spinach and Mushrooms). Hubby pesen chicken steak (lupa nama menunya), ama dessertnya aku milih cake melted chocolate. Pesanannya datengnya agak lama sih, padahal resto lagi agak kosong, kebayang kalo lagi full mungkin bisa lebih lama lagi. Tapi suasananya enak buat ngobrol kok.

Stuffed Chicken Breast with Spinach and Mushrooms

Ayam bayamnya enak, penampakan pertama porsinya agak kecil, 3 potong ayam doang ama kentang, tapi setelah dimakan kenyang juga sih, hehe maklum bumil bawa bayi di perut jadi laper mulu. Mashed potatonya enak. Bayamnya juga nggak berasa, cocok buat yang nggak suka sayur kayak aku. Punya hubby kayaknya biasa aja penampilan steaknya, enak cuma in my opinion, nothing's special.

punyanya hubby

Baru terpuaskan ama dessertnya. Cake chocolatenya.... one of the best i've ever eat! :))
Memang lama banget nunggu dimasaknya, porsinya juga cukup mini (nguikk...), cuma satu cake keciiiil dtambah 1 scoop es krim. Pas dibelah coklatnya meleleh keluar, dan rasa coklatnya bener-bener enak!

Gitu deeh hasil jajanan kali ini, secara keseluruhan restonya enak, tapi untuk family kurang cocok, lebih asyik bareng temen-temen klo ke sini :)

Tin Pan Alley American Bistro
Thamrin Nine Podium /UOB lobby lv #f, Jl. Mh Thamrin No.10
Jakarta, Indonesia, 10230
Phone: +62 21 3000 7881
Open every day from 10am to 10pm

Popular posts from this blog

Baby Einstein Video

Sejak usia 4 bulan, aku sering puterin video Baby Einstein buat anakku. kenapa aku pilih video ini? 1. Baby Einstein isi materinya menarik, ada jalan cerita pakai fabel binatang. Tokoh binatangnya juga variasinya nggak banyak,jadi gampang diingat sama anakku:) ada pelajaran tentang warna,bentuk,angka,dan yang paling penting, musik!:) 2. Errr...tidak menganjurkan yang bajakan sih krn gampang rusak, tapiii...kalau budget terbatas ya gapapalah beli bajakannya, hahaha prinsip ekonomi banget *malu* 3. Materinya macem2 dan mendidik banget, mulai dari angka, bentuk, warna,melukis, main, menyanyi ada semua,aku kurang tahu 1 set lengkap sebenernya ada berapa dvd, kayaknya sekitar 20 judul deh... 4. Pas muterin video,kitanya bisa istirahat bentar,hueeh kadang namanya mama kan bisa capek juga... Sebaiknya dalam sehari juga nggak sering-sering, sejam cukup:) Actually, aku ngga pernah kasih anakku nonton tv lokal dari dia bayi... menurutku tayangannya nggak ada yang "sehat". Lebih baik ki...

Review tempat main anak BSD

Aduuh udah lamaaa bertahun-tahun nggak buka blogspot lagi, gara-gara INSTAGRAM EFFECT.... bikin males nulis dan nggak produktif. Padahal kalau secara penyimpanan memori, lebih asyik blogspot yang nanti bisa diwariskan ke anak-anak lho... Ceritanya kali ini mau cerita aja tentang area main anak sekitaran BSD walaupun baru 3 tahun tinggal resmi disini. Hari biasa aktivitas aku sama anak-anak udah mayan padat, apalagi sejak ieva masuk SD dan imelda masuk TK, otomatis muternya yaaa sekitaran BSD doang, hehehe.... Eniwey, BSD sekarang macet banget yah. Sejak ada Hall ICE dan AEON, tiap weekend daerah putaran maut ITC-BSD Junction itu pasti muacet pol. Dasarnya gw emak males ngesot jalan-jalan, ini cerita beberapa tempat main anak: 1. Little Jungle, Flavor Bliss, Alam Sutera Harga Tiket 2016: WEEKDAYS  Reguler 40.000,-/anak. VIP 60.000/anak, pendamping 10.000/orang. VIP itu bisa main yangoutbond segala. WEEKEND Reguler 60.000,-/anak. VIP 90.000/anak, pendamping 15.000/orang. ...

ITB, Dulu dan Sekarang

Nggak terasa 7 tahun berlalu sejak aku lulus dari bangku kuliah. Tapi bicara tentang ITB "masa dulu", tentu lebih banyak alumni dan pakar yang sukses dan lebih pantas untuk nulis ulasan di blognya, misalnya... Aburizal Bakrie, mungkin? hahaha... *bad idea, tampaknya beliau terlalu sibuk buat nulis blog ITB dari udara tahun 1920-an Mungkin angkatanku, 2001, adalah angkatan peralihan, dimana ITB mulai tahun 2002 mulai memberlakukan penerimaan "jalur khusus" yang dikenal luas sebagai jalur orang pintar (dan berduit). Sejak saat itu lapangan-lapangan di ITB yang rimbun mulai dipugar menjadi parkir mobil. Hanya memakan waktu sekitar tiga angkatan, saat aku lulus di 2005, kedua lapangan besar di depan Aula Barat dan Aula Timur sudah disesaki mobil mahasiswa. Lapangan basket yang terkenal sejak jaman dahulu dengan kerimbunannya mulai dibongkar, yang kini menjadi area Student Centre dengan arsitektur barunya yang minimalis dan gersang. Satu-persatu bangunan kenanga...