Skip to main content

Posts

ITB, Dulu dan Sekarang

Nggak terasa 7 tahun berlalu sejak aku lulus dari bangku kuliah. Tapi bicara tentang ITB "masa dulu", tentu lebih banyak alumni dan pakar yang sukses dan lebih pantas untuk nulis ulasan di blognya, misalnya... Aburizal Bakrie, mungkin? hahaha... *bad idea, tampaknya beliau terlalu sibuk buat nulis blog ITB dari udara tahun 1920-an Mungkin angkatanku, 2001, adalah angkatan peralihan, dimana ITB mulai tahun 2002 mulai memberlakukan penerimaan "jalur khusus" yang dikenal luas sebagai jalur orang pintar (dan berduit). Sejak saat itu lapangan-lapangan di ITB yang rimbun mulai dipugar menjadi parkir mobil. Hanya memakan waktu sekitar tiga angkatan, saat aku lulus di 2005, kedua lapangan besar di depan Aula Barat dan Aula Timur sudah disesaki mobil mahasiswa. Lapangan basket yang terkenal sejak jaman dahulu dengan kerimbunannya mulai dibongkar, yang kini menjadi area Student Centre dengan arsitektur barunya yang minimalis dan gersang. Satu-persatu bangunan kenanga...

Donattttt!

Ini percobaan donat yang kedua kali. Setelah yang pertama hasilnya keras kayak batu, dan tangan keciprat minyak panas, hehehehe gatot gagal total deh.... Yang kedua,aku iseng nyoba dari majalah Lezat edisi oktober 2012 ini, kali ini pakai kentang sedikit. Tapi waktu nguleni juga belum kalis banget, cuma tenaga aku udah abis,hehehe akhirnya nekat digoreng aja deh. Mana ieva sibuk ngegangguin adonannya dimain-mainin sambil bilang kalo dia lagi jadi "masterchef"....wakakak... Eh ternyata abis digoreng empuk kok:) horeee, terus toppingnya aku kasih cokelat Colatta putih dilumerin, ditabur meses dan keju. Beneran enak! Sampai besok sorenya, tanpa dimasukkin tempat tertutup, dimakan masih cukup empuk. Silakan dicoba:) Hasil jadi: sekitar 15pcs - tepung terigu cakra 150gr - tepung terigu segitiga biru 75gr - kentang 100gr,kukus,haluskan - ragi fermipan/khusus donat ½ bungkus - gula pasir 70gr - kuning telur 2 butir - susu cair 100ml - Mentega 1 sdm 1. Campur terigu,kentang,r...

Ultah tahun 2012 :)

25 & 27 Sept 2012 The best birthday gift ever! Hehehe, segepok kunci, kado dari Tuhan:) Tuhan baik banget dan Maha Pemurah. Sebelumnya aku dan suami nggak ada rencana untuk cari rumah. Memang ada keinginan buat keluargaku untuk pindah domisili ke BSD Tangerang, mengingat anakku udah dua dan mulai besar, we need more space. Kalo  tinggal di apartemen kami di Kalibata City, terlalu kecil dan bahaya buat ieva yang lagi lincah banget umur 3 tahun. Lagipula udah disewa orang sampai tahun depan. Rumah mungil  kami di Kemayoran juga udah disewa orang dari 2010. Jadilah kami luntang-lantung antara rumah ortu dan mertua selama ini kalau bolak-balik dari Tegal dan Jakarta. Berhubung karir papa yang kayaknya masih harus di Kalimantan, belum bisa menetap di pulau Jawa, kami pikir BSD tempat yang tepat untuk transit, apalagi bandaranya deket dari situ, jadi kapanpun papa pulang dari site, nggak makan banyak waktu. Selama 4 tahun ini kan harus naik pesawat lanjut ke...

The long and winding road....

my favorite song all the time....and now my daughter loves it too! The long and winding road - The Beatles The long and winding road  that leads to your door  Will never disappear  I've seen that road before it always leads me here  Leads me to your door .... [ Lyrics from: http://www.lyricsfreak.com/b/beatles/the+long+and+winding+road_10026544.html ]   The wild and windy night that the rain washed away  Has left a pool of tears crying for the day  Why leave me standing here, let me know the way  Many times I've been alone and many times I've cried  Anyway you'll never know the many ways I've tried  And still they lead me back to the long and winding road  You left me standing here a long, long time ago  Don't leave me waiting here, lead me to you door  But still they lead me back to the long and winding road  You left me standing here a long, long time ago  Don't keep me waiting her...

Seni Komunikasi Pedagang Online

Walaupun aku adalah salah satu dari sekian juta pedagang (dan tukang belanja) online,hehehe,tidak, cerita kali ini bukan tentang aku. Ceritanya aku lagi nyari supplier baru untuk produk yang baru direncanain di online shopku. Setelah cari-cari, mencoba kontak sana-sini, melihat beberapa portofolio mereka, aku mengontak vendor A via blackberry messenger. Jawaban dan informasi yang diberikan sangat singkat,padat, tanpa basa-basi sedikitpun. Tapi penjelasannya juga baik, semua informasi bisa kudapatkan dengan kalimat si A seperti "Ya", "Oke", "Butuhnya berapa?" dst. Bersamaan dengan mengetik ввм tsb, aku sms juga beberapa vendor lain, ketemu dengan vendor B. Vendor B via sms memberikan informasi yang sama seperti A, hanya saja dengan bahasa yang (seperti biasa orang Timur) berbasa-basi. "Bu, nama saya ...., ibu butuhnya seperti apa, mungkin bisa diemail ke ...., nanti segera saya buka emailnya", dst dst. Pembicaraan mengalir lancar. Terlebih lag...

Rainbow Cake (gagal)

Niatnya pengen bikin surprise di ultah mertua... Kan kayaknya gaya, kirim kado dari jarak jauh, hehehehh... Terpikirlah ide kirim kue yang lagi naik daun, rainbow cake. Berhubung gak bakat bikin kue, mending pesan online aja deh, suruh ngirim kurir ke rumah mertua. Pesannya udah diinatin, dari 3 minggu sebelum hari H, di sebuah toko online yang biasa bikin kue. Di sms udah aku rinci, alamat dan kata-kata yang mau ditulis diatas kuenya, biar mertua gak bingung dan tahu siapa pengirimnya. Karena hari ultahnya Minggu dan kurir tutup, aku sengaja minta dikirim hari Seninnya. Senin sore terdengar dering telepon, "Cihui, pasti mertua nih, lagi hepi terkaget-kaget" pikirku dalam hati :) Yang ada suara kebingungan "iren, ini ada kue kiriman dari siapa?!" Aku masih ceria menjawab "iya ma, hehe sudah sampai ya". Mertua bilang "Iya, tapi dari siapa? Kenapa tulisannya from Irene & Matthew?" Hahh...?!!sejak kapan nama suamiku jadi Matthew... Otakku ...

Tas Barang Bayi

Woww...I have 2 daughters now! Kebayang ntar kalau pergi-pergi jauh bawaan bakal segambreng...dulu waktu ieva aja satu anak, tiap traveling koper dia 1 sendiri dan besarrr! Syukurlah jarak antara ieva ama imelda 3,5 tahun, jadi nggak "separah" yang jarak anaknya 1 tahun, biasanya barang bawaan makin banyak. Kalau ieva udah agak enak, dia udah bisa makan seperti orangtuanya, popok juga udah gak bawa (biar sepele, tapi diapers itu bener2 ngabisin space di koper!). Tas untuk barang baby dari dulu aku jarang milih motif yang imut :p Soalnya mamanya tomboy sihhh... Ini tas kesayangan aku buat bawa pernak-pernik baby, nemu gak sengaja di plaza semanggi, sebetulnya bukan tas bayi, tapi kantongnya banyak. Motifnya kotak-kotak hitam abu-abu, bisa model jinjing dan slempang. Harganya juga (relatif) murah dibanding beli diaper bag,ini sekitar 100rb. Puas banget pakai ini, biasanya barang yang dimasukin situ kalau lagi pergi: termos mini, botol susu, tissue basah, pampers, serbet, pakai...